Tampilkan postingan dengan label my opinion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my opinion. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Februari 2014

Banjir

Jadi ini pertama kalinya saya ngeblog memggunakan ponsel, agak ribet juga sih soalnya saya cuma pake dua jempol saya, tapi berhubung laptop lagi masuk ke rumah service jadi apa boleh buat.
Saya mau curhat mengenai banjir.
Banjir merupakan fenomena yang biasa terjadi di ibu kota dalam beberapa dekade ini. Saking seringnya, dulu ada istilah banjir besar lima tahunan. Kenyataan yang terjadi sekarang, fenomema banjir besar bukan terjadi tiap lima yahun sekali lagi, namun sudah menahun.

Kamis, 16 Januari 2014

PPGT

Udah lama banget saya pengen cerita tentang ‘proyek’ pemerintah yang satu ini. Saya adalah salah seorang mahasiswa PPGT angkatan pertama. Saya mengambil jurusan pendidikan teknik pesawat udara dengan lokasi LPTK di UNJ.
Apa sih PPGT? PPGT sebenarnya singkatan dari program pendidikan guru terintegrasi, banyak teman-teman yang juga menambahkan kata galau sehingga menjadi PPGT Galau dan nama itu sempat menjadi nama grup di facebook. Tujuan dari program ini adalah untuk mendidik guru menjadi guru yang professional sesuai dengan bidangnya, sehigga guru juga mendapatkan tunjangan sertifikasi setelah menyelesaikan pendidikan ini.
Proses penyaringannya ada beberapa tahap, yang pertama

Senin, 13 Januari 2014

SUSHI

Sushi merupakan makanan khas jepang yang biasanya terdiri dari ikan laut segar, lebih tepatnya mentah. Makanan ini termaksud makanan yang lumayan mewah di jepang sendiri, jadi jangan heran kalau di Indonesia harganya juga mahal.
kemarin saya dan teman-teman menyempatkan diri untuk mencoba sushi, sebenarnya lebih tepatnya sih setelah muter-muter keliling mall dan binggung mau makan dimana akirnya kita liat ada resto sushi dan memutuskan untuk nyoba makan sushi karena kami sama sekali belum pernah makan makanan khas jepang ini.

Kamis, 09 Januari 2014

Cara merawat Smart phone / telepon genggam / ponsel (part 4)

Melanjutkan postingan sebelumnya tentang cara untuk mencegah kerusakan ponsel dari air ataupun agar menghindari ponsel dari pencurian. Pada part 1 sudah dibahas tentang menghindari agar ponsel tidak hilang dan pada part 2 dan part 3 tentang menghindari ponsel dari kerusakan karena air dan air laut. Untuk posting kali ini saya masih ingin share seputar kerusakan ponsel karena air, namun kali ini bukan air biasa atau air laut tetapi lebih ke air embun.

Minggu, 05 Januari 2014

Cara merawat Smart phone / telepon genggam / ponsel (part 3)

Melanjutkan postingan sebelumnya tentang cara untuk mencegah kerusakan ponsel dari air ataupun agar menghindari ponsel dari pencurian. Pada part 1 sudah dibahas tentang menghindari agar ponsel tidak hilang dan pada part 2 tentang menghindari ponsel dari kerusakan karena air. Untuk posting kali ini saya masih ingin share seputar kerusakan ponsel karena air, namun kali ini bukan air biasa melainkan air laut.

Sabtu, 04 Januari 2014

Cara merawat Smart phone / telepon genggam / ponsel (part 2)

Melanjutkan postingan sebelumnya tentang cara untuk mencegah kerusakan ponsel dari air ataupun agar menghindari ponsel dari pencurian, sekarang kita masuk ke kasus kedua. Pada part 1 sudah dibahas tentang menghindari agar ponsel tidak hilang, sekarang saya akan membahas tentang menghindari ponsel dari kerusakan karena air.

Cara merawat Smart phone / telepon genggam / ponsel

Jaman sekarang rasanya hampir semua orang mempunyai telepon genggam, bahkan anak SD jaman sekarang sudah mempunyai telepon genggam, tidak jarang juga diantaranya adalah berjenis smart phone atau telpon pintar. Menurut saya, tindakan orang tua yang memberikan smart phone ke anaknya yang masih di usia sekolah dasar bukan merupakan keputusan yang tepat. Well mungkin saya akan bahas fenomena tentang hal tersebut di lain waktu.

Kamis, 19 Desember 2013

Perjudian / Gambling

Beberapa waktu yang lalu, korea selatan dihebohkan dengan kasus perjudian online yang melibatkan beberapa actor, MC, dan idol terkenal. Di korea selatan perjudian memang merupakan hal terlarang secara hukum. MC yang sedang memandu sebuah acara pun sampai pergi pada tengah-tengah acara karena malu dan sadar bahwa ia sedang dalam tahap penyelidikan jaksa setempat.

Jumat, 22 November 2013

Dilematika Menjadi Guru Honorer

Sebenarnya saya bukan seorang penggemar atau pemerhati politik, tapi karena saya tinggal di Indonesia paling tidak saya harus tahu apa yang sedang hangat dibicarakan di media Indonesia, itupun tidak secara mendetail.  Paling tidak saya tahu tentang kasus mantan ketua MK akhil, ratu atut, atau bunda putri, tapi sayangnya saya tidak tahu menteri perekonomian atau menteri perhubungan saat ini siapa, padahal tahun depan sudah pemilu.
Issu lain yang sedang hangat dibicarakan lainnya di media yaitu tentang demo buruh. Para buruh berdemo di Jakarta untuk meminta kenaikan UMP atau upah menjadi sekitar tiga juta rupiah per bulan. Ketika melihat berita tersebut, saya merasa sangat miris. Kenapa begitu?

Kamis, 21 November 2013

Hukum dan Uang

Beberapa waktu yang lalu (bulan November 2012), saya berkeinginan untuk membuat SIM (surat ijin mengemudi) C yang diantar oleh ayah saya ke kantor yang khusus mengurus administrasi sim di daerah taman kota, jakarta barat. Karena baru pertama kali membuat sim, saya diberi wejangan oleh ayah dan adik saya yang sudah terlebih dahulu membuat SIM C di ungaran, kab. Semarang. 

Minggu, 10 November 2013

Idol

Sebelum anda membaca wacana ini, tulisan yang saya buat ini merupakan murni pendapat saya.
Bagi para pecinta kpop atau jpop istilah idol bukan merupakan istilah yang asing di telinga mereka. Apalagi dengan adanya gelombang hallayu atau yang kita kenal dengan hallayu wave, banyak orang-orang (kebanyakan cewek ABG) di dunia yang mengidolakan para idol dari korea selatan. Tanya saja para pecinta kpop, pasti paling tidak mereka mengidolakan seorang idol atau sebuah grup boyband atau girlband.
Idol itu apa sih?
Well, ada beberapa

Rabu, 01 Februari 2012

Special thanks………………………

Selama lima bulan ini, banyak kejadian-kejadian yang telah terjadi, baik itu kejadian menyenangkan, kejadian tidak menyenangkan, kejadian yang jelas, kejadian yang ga jelas, dll. Yang jelas itu semua merupakan pengalaman yang tak terlupakan,,

Oleh karena itu, saya sebagai manusia, yang merupakan mahasiswa KKN juga, ingin mengucapkan terima kasih karena telah diterima di SMK N 1 Kejobong ini.

Terima kasih untuk bapak Tarno yang telah dengan baik menerima saya dan keluarga di kediaman lebaran kemarin, maaf kalau saya merepotkan.

Terima kasih untuk bapak Yuliana yang telah dengan sabar membimbing saya yang masih bodoh ini, maaf kalo saya ga ngerti-ngerti.

Terima kasih buat pak Faiz yang telah memberi banyak masukan tentang banyak hal.

Terima kasih buat Bu Darwati, Bu Rian, Dan Pak Juni yang telah dengan baik hati memberi saya tumpangan/tebengan disaat saya membutuhkan hehehe, maaf saya selalu merepotkan.

Terima kasih buat pak sidik, pak fais, dan kawan-kawan yang lain yang telah membuka mata saya bahwa guru itu juga manusia biasa sehingga saya merasa bergaul seperti sama teman mahasiswa juga.

Terima kasih juga buat murid-murid yang sudah mau mendengarkan dan diajari oleh saya, meskipun kadang juga dikerjain sama saya. Maaf kalo saya ga bisa menjawab pertanyaan kalian yang cerdas dan kadang saya jawab seadanya ato bahkan ngasal,, ^^v

Dan buat semua guru dan karyawan keluarga besar SMP dan SMK N Kejobong yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, terima kasih untuk kalian semua yang telah menerima saya dan membimbing saya yang masih bodoh ini

Maaf buat bu Indah karena ga bisa hadir di hari penting, dimana njenengan jadi wanita paling bahagia pada hari itu

Maaf kalo saya sering bolos karena saya mau jalan-jalan

Maaf kalo saya sering menyusahkan karena keterbatasan saya yang masih belajar

Maaf kalo saya menyebalkan kalo lagi badmood

Maaf kalo saya sering gangguin kalo lagi ga ada kerjaan

Maaf untuk semua kesalahan yang saya lakukan baik secara sadar ataupun yang tidak saya sadari

Terima kasih untuk semuanya

~~Sampai bertemu lagi~~

Rabu, 30 November 2011

Bikin Soal

Selama jadi guru jadi-jadian, banyak banget hal yang gw pelajari, kayak bikin perangkat pembelajaran yang terdiri dari kalender pendidikan, minggu efektif dan tidak efektif, prota, promes, silabus sampai RPP. Bukan Cuma perangkat pembelajaran yang gw bikin, tapi gw juga bikin soal buat siswa, dari soal buat tugas, ulangan harian, soal UTS, sampai soal UAS.
Gw mau share gimana ‘asiknya’ bikin soal buat siswa. Ternyata bikin soal itu gak segampang yang gw kira, susah-susah gampang gitu deh. Dulu waktu sekolah gw ngeluh banget gara-gara guru yang bikin soal kelewat gampang sampe otak gw mendidih, sekarang gw baru tau ternyata buat bikin soal yang berkualitas buat siswa itu ga segampang yang gw kira. Dulu gw pikir jadi guru tuh enak banget yah kalo bikin soal seenaknya gitu sampe bikin siswanya klepek-klepek, tapi ternyata ga gitu juga -_-‘ .
Buat soal ulangan harian gw selalu bikin soal uraian, tapi buat soal UTS dan UAS format soalnya udah baku dikasih dari sekolah, jadi ga bisa seenaknya bikin soal sembarangan gitu. Jumlah soal keseluruhan, jumlah soal pilihan ganda dan esai harus sesuai aturan baku sekolah karena semuanya disesuaikan sama waktu yang disediakan sama sekolah. Dan itu yang bikin gw agak menguras pikiran buat bikin soal yang bermutu, ga terlalu gampang tapi juga ga terlalu susah. Kalo nilai siswa pada jelek sedih banget gw sebagai guru. Rasanya ada yang salah sama penyampaian gw selama ngajar. Selain itu males juga ngadain remedial, buang-buang waktu, pikiran, dan tenaga aja.
Gw sih pengen share tipe-tipe soal yang udah gw bikin menurut pengalaman.
Yang pertama adalah soal dengan bentuk uraian. Kalo pengen tau tingkat pemahaman siswa sama
materi yang udah kita sampaikan, soal uraian adalah pilihan yang tepat. Kita juga bisa tau tingkat nalar siswa dari jawaban mereka. Buat siswa yang suka mengandalkan temannya (nyontek) juga bakal keliatan. Biasanya siswa dengan logika dan nalar, mesipun dia nyontek atau dapet jawaban dari temen, dia bakal ngerombak kata meskipun intinya sama. Gw juga jadi tau mana siswa yang bener-bener paham atau Cuma sekedar menghafal. Itu tadi semua plusnya, minusnya ngoreksinya bikin pegel. Kalo Cuma satu kelas dengan satu pata pelajaran doang sih mending, kalo udah lebih dari dua kelas dan lebih dari satu mata pelajaran yang bikin gempor.
Berikutnya itu soal pilihan ganda. Biasanya soal pilihan ganda itu dalam ujian jumlahnya banyak. Gw ga terlalu suka sama soal pilihan ganda, karena bikin jawaban siswa ga berkembang. Kebanyakan siswa kalo ga tau jawabannya dengan benar, mereka akan menerka atau yang lebih parahnya ngitung kancing atau sekedar nunggu wangsit buat ngejawab. Dan soal pilihan ganda ini merupakan sasaran empuk buat orang yang emang hobi nyontek ke temen. Orang yang biasanya ngandellin temennya bisa dengan mudah dapat jawaban bahkan tanpa menalar sedikitpun! Tentu aja ada sisi positifnya dari soal pilihan ganda ini, buat ngorkesinya ga perlu terlalu ribet dan bisa dianalisis pake software anatest mana soal yang layak dan ga layak. Untuk penilaiannya pun lebih mudah soal pilihan ganda dari pada esay.

Sabtu, 19 November 2011

Memilih jurusan di perguruan tinggi

Bagi siswa SMA atau sederajat yang udah kelas XII, emang lagi bingung-bingungnya. Antara mau lanjut kuliah atau mau kerja dulu, atau mau kuliah sambil kerja atau mau kerja sambil kuliah. Well, pilihan yang manapun semoga itu yang terbaik dalam hidup kita. Bagi sebagian orang yang mampu, khususnya secara finansial, biasanya memutuskan untuk melanjutkan kuliah. Bahkan yang udah memutuskan untuk kuliah aja terkadang masih binggung mau ambil jurusan apa. Untuk itu gw mau share pengalaman bagi adik-adik sekalian yang mau melanjutkan ke perguruan tinggi dan tips-tips biar kalian ga salah ambil jurusan.

Kita mulai aja tips-tipsnya, yang pertama adalah tentukan tujuan hidup dan cita-cita. Kalian harus tau dalam jangka waktu panjang nanti kalian mau ngapain dan jadi apa. Bikin konsep gambaran hidup kalian jangka panjang tentang apa yang ingin kalian lakukan. setelah itu, kalian bisa menentukan apa yang harus kalian lakukan untuk mencapai target jangka panjang tersebut dengan membuat planning jangka pendek. Jangan lupa kalian harus konsisten dengan planning tersebut.

Yang kedua adalah bakat, minat, dan kemampuan. Tiap orang punya bakat masing-masing dan minat yang berbeda. Ini yang biasanya terjadi sama orang yang masih bingung, mereka milih jurusan karena ikut-ikutan teman, ini yang gak boleh kalian lakukan karena kemampuan tiap individu kan berbeda. Jangan karena kalian ngikutin temen terus nantinya keteteran dengan kegiatan perkuliahan, lantas kalian nyalain orang lain bahkan semua orang. Dan buat yang ga merasa berbakat, kalau kalian sudah berminat maka yang harus kalian lakukan adalah berusaha dengan sungguh-sungguh. Seperti kata albert einsten dan Thomas alfa edisson bakat/kejeniusan hanya berperan 10% sisanya adalah kerja keras dan ketekunan juga kesabaran.

Yang ketiga adalah banyak berkonsultasi kepada orang yang lebih berpengalaman dan ahli dalam bidangnya. Jika kalian tertarik pada suatu bidang tertentu, maka carilah orang yang berpengalaman dan kira-kira ahli atau paling tidak tau banyak soal bidang tersebut. Tanyakan semua yang mengganjal dan membuat kalian penasaran hingga kalian puas dan yakin.

Yang keempat adalah gunakan waktu sebaik-baiknya. Buat waktu menjadi berkulaitas, artinya gunakan waktu sebaik-baiknya untuk hal yang berguna. Jika kalian masih punya banyak waktu, maka manfaatkalah untuk sesuatu yang berguna bagi masa depan. Contohnya cari tau tentang diri kalian, mendalami dan memahami diri adalah kunci untuk menemukan jurusan apa yang tepat. Pahami apa yang kalian inginkan untuk diri kalian sendiri, gunakan juga waktu untuk belajar mendalami materi pelajaran. Latihan soal juga sangat bermanfaat lho, kalau lagi senggang dari pada buka social network (jejaring social) berjam-jam, mending ngerjain soal.

Sebagai tambahan, sebaiknya kalian juga mencari tau tentang peguruan tinggi tempat kalian akan melanjutkan kuliah. Bagaimana akreditasinya, bagaimana presepsi masyarakat tentang perguruan tinggi tersebut, bagaimana kualitasnya, dll. Pengalaman gw, beberapa orang lebih tertarik untuk memasuki suatu perguruan tinggi tertentu dari pada memilih jurusan. Dan juga ada beberapa orang yang memilih suatu jurusan karena jurusan itu sedang tren dan karena gengsi. Saran gw, mesikpun jurusan tersebut tidak sedang tren atau bahkan dipandang sebelah mata oleh orang lain, jika memang kalian sudah sangat berminat, sebaiknya jangan perdulikan apa kata orang lain. Teruskan apa yang sudah kalian yakini. Karena yang menjalani hidup ini kalian sendiri, bukan orang lain. Kalau kalian ikhlas dan sungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu, maka rezeki insyaallah akan mengalir mengikuti kita. Tapi tetap menerima masukan dari orang lain juga bagus lho. Saring semua informasi dan masukan yang telah kalian peroleh dengan bijak.

“jika memang itu plihan kita maka kita, sesulit apapun itu kita tetap akan menikmatinya” –3 idiot—

Seorang pengusaha sukses yang baisa dipanggil om Bob berkata yang kira-kira begini isinya, jika kita menyukai apa yang kita lakukan, maka setiap usaha yang kita lakukan tidak termaksud bekerja keras. Tapi jika kita melakukan sesuatu yang tidak kita sukai, semudah apapun itu maka akan disebut bekerja keras.

Well, semoga postingan ini bermanfaat guys

See u next time ^.~

Sabtu, 12 November 2011

pendampingan smk

pendampingan smk merupakan program yang diadakan oleh dirjen PSMK dengan menempatkan mahasiwa yang berminat ke smk-smk yang baru dibangun. kebetulan saya ditempatkan kabupaten purbalingga di SMK N 1 kejobong.
saya upload foto-foto murid saya, hehehe
lagi praktek sambil narsis ria (mala jadi gurunya sendiri yang praktek)

blurrr

no comment

eksis banget


Kamis, 03 November 2011

kata motivasi

Jika Anda tidak membuat kesalahan,
itu berarti gerakan kehidupan Anda
tidak cukup cepat.
Maka bersikaplah lebih ramah
terhadap kesalahan.
Perlakukanlah ia sebagai pengingat
bahwa cara-cara Anda selama ini
tidak cukup baik untuk kelas
kehidupan yang Anda inginkan.
Keikhlasan memperbaiki diri adalah
tangga naik kelas kehidupan.

by Mario Teguh